Angka Kesembuhan COVID-19 Mencapai 4,1 Juta Dan Penerima Vaksinasi Melebihi Angka 4 Juta

Angka Kesembuhan COVID-19 Mencapai 4,1 Juta Dan Penerima Vaksinasi Melebihi Angka 4 Juta

 

JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 2 Januari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 190 orang sembuh per hari. Angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.114.689 orang (96,5%).

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang 17 kasus dan kumulatifnya menjadi 4.382 kasus (0,1%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 2l174 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.262.168 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal bertambah 1 kasus dan kumulatifnya mencapai 144.097 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 201.482 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 2.123 kasus.

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 4.039.665 orang dengan totalnya melebihi 161 juta orang atau 165.900.887 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 72.924 orang dan totalnya meningkat melebihi 114 juta orang atau angka tepatnya 114.103.362 orang. Serta penerima vaksin ke-3 jumlahnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.288.890 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 106 orang dan kumulatifnya 851.355 orang, diikuti Jawa Barat menambahkan 35 orang dan kumulatifnya 693.617 orang, Jawa Timur menambahkan 8 orang dan kumulatifnya 370.245 orang, Papua Barat menambahkan 7 orang dan kumulatifnya 23.218 orang serta Sumatera Utara menambahkan 6 orang dan kumulatifnya 103.157 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 103 kasus dan kumulatifnya 865.518 kasus, diikuti Kepulauan Riau menambahkan 24 kasus dan kumulatifnya 54.290 kasus, Jawa Barat menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 708.880 kasus, Jawa Timur menambahkan 8 kasus dan kumulatifnya 400.089 kasus serta Banten menambahkan 7 kasus dan kumulatifnya 132.850 kasus.

Selain itu, per hari ini terdahanya 1 provinsi yang menambahkan  1 kasus harian. Yaitu Maluku dengan kumulatifnya 265 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 63.545.184 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.902.305 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 53.971.906 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,15% dan positivity rate spesimen mingguan (26 Desember – 1 Januari 2022) di angka 0,14%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 13 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 141.810 orang dan kumulatifnya 42.756.169 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 38.493.001 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 141.636 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,12% dan positivity rate orang mingguan (26 Desember – 1 Januari 2022) di angka 0,10%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *