Jangan Mau Lakukan Hal Ini Saat Jual Laptop Bekas!

Jangan Mau Lakukan Hal Ini Saat Jual Laptop Bekas!

Menjual laptop adalah solusi ketika Anda butuh uang kontan karena situasi yang urgent seperti membayar biaya operasi. Andapun mencari marketplace sebagai tempat jual beli laptop bekas agar barang itu lekas laku. Namun ketika sudah menemukan calon pembeli, lakukan penjualan dan transaksi dengan hati-hati. Jangan lakukan hal-hal di bawah ini.

  1. Banting Harga

Laptop yang dijual memang bekas, tapi jangan terlalu membanting harga dengan harapan akan cepat terjual. Ikuti saja harga pasaran yang ada, Anda bisa melihatnya dengan mudah di Google. Selain mengalami kerugian, dengan memasang harga gawai yang terlalu murah, malah akan dicurigai calon pembeli, apakah barangnya asli?

  1. COD Di Keramaian

Transaksi dengan COD alias cash on delivery adalah solusi ketika pembeli ingin menghemat ongkos kirim dan kebetulan ia berada dalam 1 area dengan Anda. Saat jual beli laptop, maka Anda harus menuliskan deskripsi syarat-syarat COD di lapak marketplace. Jangan mau bertemu di keramaian karena akan mengurangi fokus saat transaksi dan memungkinkan terjadinya penipuan. Lakukan COD di tempat yang sudah Anda hafal daerahnya.

  1. Mengirim Laptop Hanya Berbalut Kardus

Jika pembeli berada di luar kota, jangan ceroboh saat packing. Lapisi gawai itu dengan plastik bubble wrap baru dimasukkan ke kardus. Anda juga bisa memberinya packing kayu agar lebih aman. Jadi laptop akan mendarat dengan selamat dan tidak retak saat pengiriman.

  1. Mengirim Paket Laptop Tanpa Asuransi

Laptop walau bekas harganya masih jutaan rupiah. Sebaiknya gunakan fasilitas asuransi pengiriman di perusahaan logistik, agar lebih aman. Memang Anda harus membayar asuransi itu, tapi ada jaminan ketika laptop cacat karena kesalahan pengiriman. Pihak asuransi  yang akan menggantinya.

Saat menjual laptop bekas, jangan buru-buru agar lekas laku. Jual beli laptop bekas di media sosial dan marketplace bisa Anda lakukan, dan jangan terlalu memasang harga yang rendah. Selain itu, waspada saat COD dan pastikan gawai dikirim dengan packing yang aman. Gunakan juga asuransi pengiriman saat berada di kantor jasa ekspedisi.

Tips COD Saat Jual Laptop

Tips COD Saat Jual Laptop

Tips COD Saat Jual Laptop

COD atau cash on delivery adalah metode menjual barang dimana Anda dan pembeli bertemu di satu tempat dan melakukan transaksi. Saat Anda menjual laptop, kadang ada yang menawar apakah pembayaran bisa dilaksanakan saat COD. Ketika Anda masih ragu akan keamanan saat melakukan transaksi jenis ini setelah memasang iklan di lapak jual beli laptop maka lakukan hal-hal di bawah ini.

  1. Minta Untuk COD Di Tempat Yang Anda Kenal

Biasanya COD dilakukan di titik tengah antara rumah Anda dan pembeli. Ketika akan merencanakan COD, mintalah untuk bertemu di tempat yang sudah Anda kenal. Jadi setelah berangkat dari rumah, langsung tahu tujuannya dan tidak membuang waktu untuk mencari lokasinya.

  1. Jangan Sendirian Saat COD

Pembayaran COD memang praktis tapi kelemahannya, Anda bisa rawan ditipu karena memanfaatkan kondisi saat sendirian. Usahakan untuk ditemani suami atau saudara saat COD. Jadi ada yang menjaga Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan saat transaksi jual beli laptop bekas berlangsung.

  1. Mintalah Ongkos Kirim Saat COD

Banyak orang salah mengira bahwa COD itu praktis karena ongkos bensinnya gratis. Padahal penjual juga butuh biaya untuk mencapai lokasinya. Jadi kenakan tarif COD walau hanya 10.000 rupiah. Hargai tenaga Anda sebagai penjual.

  1. Ada Uang Ada Barang

Jangan mau jika customer beralasan melihat-lihat laptop yang Anda jual lalu melipatnya dan ia lari sambil menggondolnya. Saat dicoba dan dibungkus lagi, pastikan gadget itu sudah lunas dibayar. Bukankah ada uang baru ada bayar? Transaksi COD butuh kewaspadaan tinggi. Bukannya curiga, tapi hanya antisipasi agar penjualan berjalan dengan lancar.

Saat transaksi dengan COD ketika jual beli laptop maka Anda harus ditemani minimal 1 orang. Jadi ada yang membantu ketika ada apa-apa. Lalu, usahakan untuk tidak COD di tengah keramaian, apalagi daerah itu tidak Anda kenali seluk-beluknya. Kenakan tarif ongkos kirim saat COD dan bacalah doa sebelum berangkat dari rumah, agar transaksi berjalan tanpa hambatan.