Christian Eriksen Ungkap Perasaannya Usai Debut Bareng Brentford

Liputan6.com, London – Christian Eriksen akhirnya melakoni laga debut bersama Brentford. Dia bergabung usai gagal melanjutkan karier bersama Inter Milan akibat masalah jantung yang dialaminya.

Pemain berusia 30 tahun itu turun dari bangku cadangan ketika timnya menjamu Newcastle United di laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (26/2/2022).

Meski kalah 0–2 dari tim tamu, kehadiran pemain internasional Denmark itu ditandai sebagai momen indah oleh eks pemain Gary Lineker di media sosial. Peristiwa ini juga menjadi tonggak penting yang menandai awal baru bagi karier Eriksen pasca tragedi di Euro 2020.

Dilansir dari Metro, Eriksen mengaku senang dapat tampil di laga tersebut. Ia juga berterima kasih kepada manajer Brentford Thomas Frank dan segenap anggota klub yang membuatnya bisa kembali menjajaki kompetisi Liga Premier.

“Jika Anda mengabaikan hasilnya, saya adalah orang yang bahagia. (Bisa) melewati hal yang terjadi dan kembali (ke lapangan) merupakan perasaan yang luar biasa,” ujar Eriksen kepada Sky Sports pasca pertandingan, seperti dilansir dari Metro.

“Thomas (Frank) tidak bicara banyak (ketika saya masuk). Saya telah berbincang dengannya setiap hari selama beberapa minggu terakhir. Ia hanya mengatakan semoga (saya) sukses dan (bisa) menikmati pertandingan,” sambung eks pemain Inter Milan tersebut.

Laga Persahabatan

Namun sayang pada momen baik tersebut, Eriksen harus merasakan kekalahan dengan skor 0-2 dari Newcastle. Pemain asal Denmark itu juga belum mampu berbuat banyak. (AFP/Geoff Caddick)
Namun sayang pada momen baik tersebut, Eriksen harus merasakan kekalahan dengan skor 0-2 dari Newcastle. Pemain asal Denmark itu juga belum mampu berbuat banyak. (AFP/Geoff Caddick)

Menurut laporan Mirror, Eriksen sebelumnya telah tampil di sejumlah laga persahabatan guna mengembalikan kebugarannya. Ia sempat mencatatkan assist dalam pertandingan tertutup kontra Southend XI dan memberi kontribusi kala timnya bermain imbang 2–2 dengan Rangers.

“Saya tidak akan mengubah gaya permainan saya. Saya punya waktu untuk mendisiplinkan diri selama enam bulan terakhir, jadi sekarang saya mungkin (berada) dalam kondisi yang lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Eriksen kepada BBC, beberapa waktu lalu.

“Saya tidak melihat alasan mengapa saya tidak bisa kembali ke level yang sama. Saya telah banyak berlari dan melakukan berbagai tes, jadi kondisi saya bagus,” sambungnya kala itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *