Dampak Invasi Rusia ke Ukraina untuk Olahraga: Sepak Bola, Basket, Voli, F1

Dampak Invasi Rusia ke Ukraina untuk Olahraga: Sepak Bola, Basket, Voli, F1

Tank militer Rusia yang berhasil dihancurkan oleh pasukan Ukraina menggunakan rudal anti-tank Javelin di dekat kota Hluchiv. Foto : Twitter
Tank militer Rusia yang berhasil dihancurkan oleh pasukan Ukraina menggunakan rudal anti-tank Javelin di dekat kota Hluchiv. Foto : Twitter

– Invasi Rusia terhadap Ukraina berdampak luas, termasuk mempengaruhi aspek olahraga kedua negara.

Rusia melakukan aksi militer dengan memasuki wilayah Ukraina, Kamis, 24 Februari 2022. Mereka berdalih membela Donetsk dan Luhansk yang sudah memerdekakan diri dari Ukraina.

Serangan Rusia ini telah menyebabkan korban jiwa. Selain  itu banyak warga Ukraina harus mengungsi demi keselamatan mereka.

Selain dampak politik perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina ini juga berdampak pada dunia olahraga, mulai dari sepak bola, hingga basket.

Sepak Bola

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, telah menandatangani dekrit pemberlakuan darurat militer di negara tersebut.

Hal ini langsung berdampak kepada kompetisi sepak bola domestik, yaitu Liga Ukraina, yang harus ditangguhkan.

Tim-tim seperti Dynamo Kiev dan Shakhtar Donetsk juga disebut tidak akan bisa bermain sampai minimal 30 hari ke depan.

Rusia yang akan menjadi tuan rumah final Liga Champions di Saint Petersburg, terancam batal menggelar laga bergengsi tersebut di negaranya.

UEFA saat ini tengah mempertimbangkan untuk mengganti venue pertandingan final Liga Champions musim ini.

Dampak lainnya juga dirasakan bos Chelsea, Roman Abramovic, yang kini dikabarkan mendapat larangan tinggal di Inggris.

Sementara itu klub Jerman, Schalke 04, telah menghilangkan nama perusahaan asal Rusia yang menjadi sponsor di jersey mereka.

Manchester United pun mengikuti dengan melarang penggunaan sponsor asal Rusia.

Basket

Rusia mempunyai beberapa wakil di kompetisi basket, EuroLeagues, seperti CSKA Moscow, UNICS Kazan, dan Zenit Saint Petersburg. Tim-tim ini masuk ke dalam posisi delapan besar EuroLeagues, dan difavoritkan maju ke babak play-offs.

Namun, pemain tim basket Barcelona, Alex Abrines, telah memutuskan untuk tidak pergi ke Rusia, saat timnya dijadwalkan bertemu CSKA dan Zenit.

Pemain asal Amerika seperti Nigel Hayes-Davis dan Brandon Davies pun juga terancam terkena dampak perang Rusia-Ukraina.

Karena masalah politik, mereka dikabarkan tidak akan diizinkan untuk masuk ke dalam wilayah Rusia.

Namun, pihak EuroLeague sediri tidak ada rencana untuk menangguhkan setiap pertandingan yang ada.

Olahraga Lain

Dampak perang antara Rusia dan Ukraina juga dirasakan cabang olahraga lain yaitu Formula 1 dan Bola Voli.

Rusia akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Bola Voli Putra yang akan digelar di Saint Petersburg, Moscow, Novosibirsk, Ufa, Yekaterinburg, Krasnoyarsk, Kaliningran,Kazan, dan Yaroslavl.

Federasi Voli Internasional saat ini sedang memantau situasi yang terjadi di Rusia,, dan berencana memindah venue jika situasi tak mendukung.

Selain itu, Rusia juga akan menjadi tuan rumah ajang balapan Formula 1 (F1) yang digelar di Sochi. Pembalap Aston Martin, Sebastian Vettel, mengumumkan tidak akan ambil bagian dalam balapan, sebagai bentuk protes atas invasi Rusia atas Ukraina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *