Debu Truk Tambang Pegunungan Kendeng Renggut Hak Udara Bersih Anak-Anak di Pati

Debu Truk Tambang Pegunungan Kendeng Renggut Hak Udara Bersih Anak-Anak di Pati

Liputan6.com, Pati – Masifnya aksi penambangan batu kapur di Pegunungan Kendeng Utara kian mengkhawatirkan. Tak hanya mengancam lingkungan alam, tapi juga berdampak pada permukiman warga, serta aktivitas kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Maraknya penambangan di wilayah Pati selatan ini, menyebabkan intensitas lalu lalang truk pengangkut hasil tambang yang melintasi permukiman warga makin tinggi. Akibatnya debu-debu yang beterbangan mengganggu aktivitas warga, terlebih anak-anak. Parahnya lagi, dampaknya membuat aktivitas KBM di SD Negeri 1 Wegil, Kecamatan Sukolilo sangat terganggu.

Pihak SD setempat sempat kebingungan, lantaran debu banyak mengotori halaman sekolah hingga masuk ruangan kelas dalam beberapa bulan ini. Para guru harus bekerja ekstra tiap pagi dan siang hari membersihkan debu, supaya para siswa nyaman belajar di kelas.

“Kami harus menyiram halaman dengan air sehari sekali dan rajin menyapu ruang kelas, akibat debu dari puluhan truk muatan tambang yang melintas di depan sekolah,” ujar A Zaini, penjaga sekolah di SDN 1 Wegil kepada tim Liputan6.com, Senin (14/8/2023).

Menurut Zaini, beberapa waktu lalu ada sekitar delapan orang siswa yang sakit secara bersamaan. Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah siswa itu sakit akibat polusi debu atau penyebab lainnya.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, Zaini selaku penjaga sekolah harus bersiaga di depan sekolah setempat. Ia membantu menyeberangkan para siswa yang hendak masuk dan pulang sekolah. Sebab tiap hari ratusan truk bermuatan berat lalu lalang.

Dari pantauan tim Liputan6.com, puluhan siswa SDN 1 Wegil harus menutup hidungnya dengan tangan, memakai masker dan peralatan seadanya agar tak menghirup debu. Sejumlah orang tua yang menjemput anak mereka sepulang sekolah, banyak yang menggunakan masker.

Tak hanya siswa SDN 1 Wegil yang terganggu dengan hujan debu akibat truk tambang. Namun sejumlah lembaga pendidikan lainnya seperti Madrasah Diniyah Al Futuhiyah, Taman Pendidikan Al Qur’an Futuhul Qur’an dan SLB Futuhiyah di Desa Wegil ikut terdampak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *